Hasil Survei Parpol Pemilu 2019, Pengamat: Perlu Ikhtiar Politik - Koranmu Kalteng
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Hasil Survei Parpol Pemilu 2019, Pengamat: Perlu Ikhtiar Politik

Hasil Survei Parpol Pemilu 2019, Pengamat: Perlu Ikhtiar Politik

Hasil Survei Parpol Pemilu 2019, Pengamat: Perlu Ikhtiar Politik waktu sekitar lima bulan ini tentu para kader partai harus berupaya meningkatkan elektabilitas, ol…

Hasil Survei Parpol Pemilu 2019, Pengamat: Perlu Ikhtiar Politik

Hasil Survei Parpol Pemilu 2019, Pengamat: Perlu Ikhtiar Politik

waktu sekitar lima bulan ini tentu para kader partai harus berupaya meningkatkan elektabilitas, oleh karena itu konsolidasi internal menjadi penting.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan Dr. Jumadi, M.Si menuturkan, waktu sekitar lima bulan ini tentu para kader partai harus berupaya meningkatkan elektabilitas, oleh karena itu konsolidasi internal menjadi penting.

Berikut analisanya:

Ya tentu yang pertama ini menjadi warning parpol.

Yang kedua, ini menunjukan bahwa efek ekor jas memang bertumpu pada tiga partai sebenarnya. Ketika orang berbicara tentang Jokowi tetap representasi politik PDI Perjuangan, jika orang bicara tentang Wapres Jokowi tentu rep resentasi PKB, sementara untuk capres yang lain, Prabowo-Sandi orang pasti akan mempresentasikan Gerindra.

Jadi, banyak studi menunjukan memang efek ekor jas terjadi dinegara yang mempratekkan tidak dengan sistem multi partai. Artinya negara dengan tidak banyak partai jelas efek ekor jasnya, kita lihat ternyata tidak terlalu berimbas pada kekuatan politik lain, jadi kalau istilah saya dengan melihat survei ini, parpol induk pengusunglah yang berpengaruh secara langsung pada efek ekor jas.

Tentu ini menjadi tantangan partai-partai koalisi untuk disatu sisi solid membangun koalisi, dan sisi lain kepentingan parpol tak boleh diabaikan, kepentingan partai perolehan suara representasinya perolehan kursi diparlemen.

Jadi, tidak boleh juga ternina bobokkan oleh capresnya, tapi kepentingan partai dengan representasi kursi diparlemen ikhtiar politik yang tidak boleh diabaikan.

Posisi dalam survei ini menurut saya masih dinamis, politik Indonesia sangat mudah untuk berubah walaupun pilihan politik kadang tidak terlalu berpengaruh, tapi kalau ada isu yang cukup penting juga akan mempengaruhi.

Sekarang ada tidak survei misalnya, didata dalam beberapa bulan terakhir kepala daerah dan dewan yang ter-OTT, dan representasi parpol mana saja, kalau kemudian terus berlanjut, ditingkat lokal juga akan berpengaruh persepsi politik masyarakat, pengaruhnya bisa jadi untuk perolehan kursi tapi tidak berpengaruh terhadap capres misalnya.

Ya tentu bagi parpol baru perjuangannya jauh lebih berat, itu hal yang lumrah terjadi, lazim karena memang mereka belum punya jaringan politik yang kuat seperti parpol besar lainnya, dengan sistem kaderisasi yang belum begitu baik misalnya, tapi bukan berarti mengecilkan eksistensi partai baru.

Kalau misalnya perangkat organisasi berjalan dengan baik, tentu ada pengaruh tapi perlu ikhtiar politik yang luar biasa, termasuk parpol menengah per lu juga kerja keras untuk lolos PT 4 persen diparlemen pusat dan memperoleh kursi di DPRD Provinsi Kabupaten Kota.

Pesan saya, koalisi mendukung capres itu penting, tapi tidak boleh mengabaikan ikhtiar parpol untuk berjuang memperoleh suara yang berimbas pada perolehan kursi.

Penulis: Ridho Panji Pradana Editor: Rizky Zulham Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Video PilihanSumber: Politik

Tidak ada komentar