Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malang - Koranmu Kalteng
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malang

Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malang

Malang Raya Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malang Yuhaniz adalah jebolan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedang…

Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malang

Malang Raya

Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malang

Yuhaniz adalah jebolan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedangkan suaminya kuliah jurusan humaniora.

Kisah Pengidap TBC Tulang Mendidik Ratusan Penghafal Alquran di Malangerwin wicaksonoAan Yuhaniz, perempuan 35 tahun pengidap Tuberculosis tulang (TBC tulang) yang mendidik ratusan santri penghafal Alquran di pondoknya, Desa Brongkal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

SURYAMALANG,COM, KEPANJEN - Aan Yuhaniz, perempuan 35 tahun ini mengalami ujian berat.

Ia terpaksa menjalani hidup di atas kursi roda ka rena mengidap Tuberculosis tulang (TBC tulang).

Namun, Yuhaniz yang tinggal di Desa Brongkal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang ini punya misi mulia.

Ia konsisten melahirkan hafidz maupun hafidzah atau penghafal Alquran.

Kisah Yuhaniz bermula ketika menjalani 6 bulan pertama berumah tangga dengan Afif Ma’mun (39 tahun).

Yuhaniz adalah jebolan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedangkan suaminya kuliah jurusan humaniora.

Keduanya sama-sama penghafal Alquran.

Kala itu, mereka harus menerima kenyataan bahwa Yuhaniz didiagnosa terserang Tuberculosis tulang, sampai akhirnya lumpuh pada Januari 2010 silam.

“Kala itu, istri saya didiagnosa mengalami penyakit sehingga terpaksa mengalami kelumpuhan,” terang Afif Ma'mun di rumahnya yang sederhana kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (28/10/2018) malam.

Sejak divonis menderita TBC tulang, Yuhaniz harus menghabiskan waktunya di atas kursi roda.

Halaman se lanjutnya 1234
Penulis: Mohammad Erwin Editor: yuli Ikuti kami di Video PilihanSumber: Google News Network: Koranmu Indonesia

Tidak ada komentar